Kepala DPK Sulsel Hasan Sijaya Hari Ini Dianugerahi Penghargaan Tertinggi Bidang Perpustakaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka
Jika tidak ada aral melintang malam ini, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando akan menganugerahkan Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan, S.H., M.H.
Penyerahan Penghargaan tersebut akan dilaksanakan pada malam apresiasi Gemilang Perpustakaan Nasional Tahun 2022, yang digelar di Integrity Convention Centre (ICC) MGK, Kemayoran, Senin (14/11/2022).
Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka (NJDP) merupakan penghargaan tertinggi dalam bidang perpustakaan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat baik perseorangan, kelompok, dan lembaga yang telah berhasil memprakarsai, mendorong, dan melakukan kegiatan gerakan pembudayaan kegemaran membaca dan literasi di Indonesia.
Penghargaan ini terdiri dari delapan kategori yaitu, kategori pejabat publik, tokoh masyarakat, pegiat literasi, media massa, jurnalis, pelestari naskah kuno, buku (pustaka) terbaik, dan lifetime achievement.
Kepala DPK Sulsel, Moh. Hasan yang akrab disapa Hasan Sijaya mendapatkan penghargaan NJDP kategori Pejabat Publik.
Penghargaan itu diberikan kepada Hasan Sijaya atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membangun dan mengembangkan budaya baca dan gerakan literasi di Sulsel.
Sejak diamanahi tugas dan tanggung jawab untuk mengemban jabatan sebagai Kepala DPK Sulsel tiga tahun lalu, banyak hal yang telah dilakukan Hasan Sijaya dalam mendorong pengembangan minat dan budaya baca masyarakat serta menumbuhkan Gerakan Literasi di Sulsel.
Secara fisik, Hasan Sijaya telah melakukan pembenahan dan penataan di ruang-ruang layanan perpustakaan yang ada. Sehingga layanan perpustakaan DPK Sulsel saat ini suasananya sangat nyaman dan modern.
Pembenahan dan penataan di ruang layanan tersebut telah berdampak pada makin meningkatnya jumlah pengunjung perpustakaan, yang pada tahun 2021 lalu hanya rata-rata 120 perhari kini meningkat menjadi rata-rata 600 sampai 700 orang pengunjung perhari.
Bukan hanya di tingkat Provinsi, Kadis Hasan Sijaya juga mendorong pembudayaan kegemaran membaca dan peningkatan gerakan literasi di masyarakat di Kabupaten Kota dengan melaksanakan kegiatan roadshow pengembangan budaya baca dan berbagai kegiatan lainnya di 24 Kabupaten Kota yang ada di Sulsel.
Bahkan gerakan literasi yang dilakukan Hasan Sijaya menyentuh sampai ke pelosok desa, dengan mereplikasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, dengan memberikan bantuan buku, rak buku, komputer, televisi dan lain-lain kepada perpustakaan desa kelurahan, perpustakaan lorong, perpustakaan komunitas dan taman baca masyarakat di desa, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengembangan kapasitas pengelola perputakaan desa melalui berbagai kegiatan bimtek dan pelatihan.
Jumlah perpustakaan yang telah disentuh dengan program replikasi mandiri menggunakan dana APBD ini mencapai 310 perpustakaan dengan perincian tahun 2020 sebanyak 157 perpustakaan, tahun 2021 sebanyak 91 perpustakaan dan tahun 2022 sebanyak 62 perpustakaan. (Tim humas DPK Sulsel)